SEJARAH SINGKAT PT. VERITAS DHARMA SATYA
Riwayat pembentukan PT. Veritas Dharma Satya (PT VDS) lebih bersifat historis-personal, sebuah kisah pribadi yang bergerak dari pengalaman konkrit.
Pendiri perusahaan ini, Bapak Valens Daki-Soo, lahir di tengah keluarga sederhana. Ayahnya seorang guru dan ibundanya seorang ibu rumah tangga yang juga bertani.
Sejak SMP, SMA hingga perguruan tinggi (Sekolah Tinggi Filsafat), beliau bersekolah di lingkungan seminari (pendidikan calon imam Katolik) yang menekankan pengajaran filsafat, teologi dan pendidikan humaniora.
Setelah menamatkan pendidikannya, beliau bekerja sebagai wartawan dan kemudian menjadi staf Duta Besar Keliling RI dengan Tugas Khusus (untuk urusan Timor Timur) Bapak FX Lopes da Cruz, lalu menjadi Staf Khusus Wakil KSAD Letjen TNI Kiki Syahnakri sambil merangkap sebagai Staf Khusus Komjen Pol Drs Gories Mere (sejak Bapak Gories berpangkat Komisaris Besar/Kombes Pol).
Bapak Valens Daki-Soo mulanya ingin terjun sepenuhnya di dunia politik. Namun, ia ‘terbentur’ pada kenyataan bahwa idealisme di bidang politik sering ‘tak berdaya’ menghadapi fenomena dahsyatnya kekuatan uang di dunia politik. Kompetisi dan kontestasi politik yang lebih didominasi ‘money power’ membuat politisi yang hanya mengandalkan idealisme sulit untuk maju.
Beliau lalu mengalihkan fokus dan orientasinya ke dunia bisnis.
Merespon dinamika usaha yang kian positif, apalagi didukung sejumlah relasi yang memberikannya inspirasi dan motivasi, Bapak Valens Daki-Soo mendirikan PT Veritas Dharma Satya (PT VDS) pada Juli 2012.
PT VDS terdiri dari beberapa divisi usaha: Pelatihan & Konsultasi (Training & Consulting), Alih Daya (Outsourcing), Keamanan (Security Services), Penerbitan (Publishing), Logistik (Logistics).
Belakangan Bapak Valens mendirikan PT Veritas Media Bangsa (penerbit media online/portal berita IndonesiaSatu.co) dan Firma Hukum “Veritas Dignitas Salus” (VDS Law Firm).
Inilah profil PT. Veritas Dharma Satya yang mempunyai motto, spirit dan tekad “Memberi yang Terbaik” dengan berbasis nilai kebenaran (Veritas), kebaikan (Dharma) dan loyalitas (Satya).
![]()
